BAB 30

904 Kata

"Apa nanti gue pake masker aja ya Sya?" tanyanya sembari bercermin. Gadis itu sedang mengamati luka di bibirnya dari pantulan benda itu. Ia kemudian menghembuskan napas berat. Hesya masih berbaring dengan mata yang tertutup kain berisi es batu. Ia sempat kaget saat terbangun dengan keadaan mata yang terasa berat dan tidak nyaman saat dibuka. Dan benar saja, matanya cukup bengkak karena habis menangis semalaman. "Iyalah, itu masih keliatan sudut bibir lo bengkak gtu," jawab Hesya dengan mata yang masih terpejam. "Udah kompres dulu aja mata lo tuh, gak ada bedanya sama mata gue," tambahnya. Vio kemudian mengambil kain yang berisi es batu di atas nakas. Ia ikut merebahkan tubuhnya di samping Hesya dan segera menempelkan kain itu pada matanya. Keadaannya sangat kacau sekarang, ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN