Gadis itu berlari menghampiri seorang pria paruh baya yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri tadi. Ia langsung memeluknya dengan erat, begitupun pria itu membalasnya tak kalah erat. "Aku kangen papa!" pekiknya senang. Pria itu mengusap lembut kepala putrinya dan mengecup keningnya. "Papa juga kangen sama kamu sweety," ucapnya lembut kemudian memeluknya kembali. Vano dan Rima menghampiri kedua orang itu. Mereka pun bergabung dan berpelukan saling melepas kerinduan. "Papa lapar?" tanya Vio pada papanya. "Lumayan," jawabnya sembari tersenyum. "Yaudah, kita ke kedai bu Ika ya?" ajaknya. Yang lainnya mengangguk setuju. Keluarga itu berjalan keluar bandara dan menuju mobil Vano. Mereka pun pergi meninggalkan tempat itu dan menuju kedai yang dimaksud. Jaraknya cukup jauh, j

