Hari ini Vio akan kembali ke Indonesia. Menghabiskan waktu selama sepuluh hari di Jerman cukup membuat pikirannya segar kembali. Banyak juga tempat-tempat terkenal dan indah yang sudah ia kunjungi. Ia merasa sangat puas bisa kembali berlibur di negara itu. Dan ia berharap libur selanjutnya bisa ia habiskan di sana juga. "Udah semua Sya?" tanya Vio pada sahabatnya. Mereka sedang mengecek barang-barang yang sebelumnya sudah dibereskan supaya tidak ada yang tertinggal. "Udah Vi." "Yaudah yuk!" Vio membawa kopernya keluar diikuti Hesya. Kedua orang tuanya sudah menunggu mereka sejak tadi. Mereka semua meninggalkan apartemen Leo dan pergi menuju bandara. Perjalanan menuju bandara memakan waktu yang cukup lama. Mereka sengaja mengambil penerbangan malam menuju Indonesia supaya s

