“Kak, udahan kan, makannya? Gue balik dulu ya,” ujar Viona pada Gisel seraya berdiri dari duduknya. Namun Gisel malah ikut berdiri juga. “Gue juga mau balik,” timpal Gisel. Sedangkan Alda masih duduk sambil menatap mereka bingung. “Vi, jangan salah paham, Vi. Kita ke sini bukan mau cari gara-gara kok.” Pria itu menahan tangan Viona yang hendak berjalan pergi. Membuat Viona langsung mendesis kesal seraya menatapnya tajam. “Lepas, nggak?!” sentak Viona. Tanpa banyak bicara, Gisel langsung memukul tangan pria itu sampai cekalannya di tangan Viona terlepas. “Belum puas lo bikin rumah tangga orang berantakan, hah? Mau apalagi lo sekarang?” Gisel mulai menunjukkan emosinya, sedangkan Viona mulai menunjukkan tatapan sinisnya. Hingga membuat pria itu langsung menghembuskan napasnya kasar.

