“Esther, kenapa kamu bisa ada di sini?” Raka terkejut bukan main. Wajahnya bahkan sampai menegang dan jantungnya berdetak dua kali lebih kencang. Wanita itu tersenyum tipis. Kondisinya saat ini menunjukkan bahwa ia sudah pulih dari penyakitnya. Ia sudah bisa berjalan, badannya mulai berisi dan wajahnya terlihat lebih terawat. “Kamu masih ingat aku ternyata,” ujar wanita itu. Raka tersenyum canggung. Matanya melihat ke kanan kiri, mencari tahu dengan siapa Esther datang ke sini. “Kamu kok bisa ada di sini?” tanya Raka lagi. “Aku liburan sama Angga,” jawabnya. Ternyata selain perubahan fisiknya yang membaik, Esther juga sudah mengingat orang-orang terdekat di masa lalunya. “Di mana dia sekarang?” “Di dalam mobil.” “Oh.” Raka benar-benar merasa canggung saat ini. Ia juga

