Menjauh

2059 Kata

Kalau semudah itu, mungkin pagi-pagi buta aku sudah ada di antrean paling depan bengkel. Kalau ada yang menyayangkan kenapa aku nggak menyatakan perasaanku sebelum Arga melamar Karin, mungkin memang harus kuakui sebagai kesalahanku. Sebelum dengan Karin, Arga sudah beberapa kali pacaran. Selama itu, aku nggak pernah merasa insecure. Aku tahu Arga nggak pernah serius dengan hubungannya. Dia masuk kategori cowok yang menyadari: gue-tahu-gue-ganteng-dan- belum-ada-niat-mau-serius. Dia sendiri yang bilang saat aku mencibir hobinya berganti pasangan dalam waktu singkat. That's why, ketika suatu hari dia bilang dia punya pacar baru bernama Karin, aku pun nggak terlalu ambil pusing. Kalau seperti ini terus bagaimana bisa Rara lulus tepat waktu. Tetapi bukan Kin namanya kalau harus m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN