TIGA PELAKU

1137 Kata

Dafid seorang diri meluangkan waktunya untuk mencari pria bernama Reza selaku suami Naya, tak banyak informasi yang di dapatnya. Ia hanya mendapatkan akun media sosial dan kini, mereka memiliki janji temu. Sebuah cafe dilantai dua menjadi alamat yang diberikannya. Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat yang ditinggalinya dan bahkan ia juga sering melewati jalan ini. Cafe yang dituju, bukanlah cafe besar. Ia melangkahkan kakinya menuju lantai dua dengan tangga yang ada di samping toko pakaian. Bunyi lonceng menyapa kala ia membuka pintu cafe. Kepalanya celingak-celinguk mencoba untuk mengenali pria yang bernama Reza namun dari fotonya, ia tak mendapati pria yang mendekati. “Nyasar ga sih ini,” gumam Dafid memutuskan untuk bertanya pada pria paruh baya yang berada di belakang meja kasir.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN