Abbey benar-benar ingin sekali menikamati paginya di kampus dengan tenang seperti biasanya. Namun, sepagian ini ─setelah berpisah jalan dengan Eidwen yang hari ini masih menumpang motor Abbey ke kampus─ Casandra menghampirinya. “Lo bohong kan kalau lo kenal sama Eidwen cuma gara-gara buku perpustakaan doang?” tuntutnya langsung tanpa basa-basi. Khas sekali si penyihir sejak jaman sekolah. Selalu saja ingin tahu urusan Abbey. “Udah dua hari ini kan lo pulang pergi sama dia? Sebenarnya ada hubungan apa sih kalian?” cerocos Casandra. Membuat Abbey gerah sekali dengan kelakuan Casandra yang menyebalkan ini. “Urusan gue sama Eidwen sama sekali bukan urusan lo. Lagian ngapain juga lo urusin urusan gue? Urusin aja Egra, pacar lo,” balas Abbey dengan ketus. Setelah itu dia pergi meninggalkan ga

