Ketika mata kuliah siang hari ini selasai, Abbey buru-buru mengemasi buku-bukunya. Kelas masih berisi anak-anak yang lain, namun mendadak teman sebelah bangkunya berkata padanya. “Bey, dicariin tuh.” Abbey mendongak. “Dicariian siapa?” “Eidwen.” Abbey buru-buru menatap muka kelas dan melihat Eidwen berjalan ke arah bangkunya tanpa peduli semua orang yang menatapnya dengan penasaran. Eidwen terlihat begitu menarik saat ini. Tubuh tinggi, rambut panjang dan hitam yang dikuncir, wajah cerah berkilau dan ketampanan yang luar biasa bak model yang tengah berjalan di catwalk. “Gue laper,” kata Eidwen langsung begitu sampai di depan bangku Abbey. Ya ampun, cowok ini. Dia kira Abbey depot makanan berjalan apa? Datang-datang bilang lapar. Bikin semua orang di kelas menjadi tertarik melihat inte

