Wildan. “Saya, Wildan Ramadhani. Malam ini ingin mengembalikan putri Ayah pada Ayah dan Ibu.” suaraku bergetar. “Alana Larasati Binti Muhammad Suryadi, aku menjatuhkan talak padamu. Mulai saat ini kamu bukan lagi istriku.” Suaraku semakin bergetar, aku tak sanggup lagi menahan tangisku. Ya, aku Wildan Ramdhani, hari ini harus menangisi wanitaku yang memilih pergi dariku, Alana Larasati. Akhirnya aku harus mengucapkan kalimat itu di depan orangtua Alana. Apakah ini mimpi? Aku berharap ini hanyalah mimpi. Aku berharap aku segera terbangun dari mimpi buruk ini dan mendapati Alana-ku sedang tertidur lelap dalam dekapanku. Tapi, ini bukanlah mimpi. Ini nyata! Ternyata tindakanku menikahi Lilis dan menyembunyikannya dari Alana akhirnya membawaku ke momen yang paling menyakitkan ini. “Hati-ha

