° Episode - 28 °

1287 Kata

Pintu ruangan terbuka, memecah keheningan diantara Reina dan Rakabumi untuk beberapa saat. Di ambang pintu, ada Bima dan Maha yang berdiri kaku karena melihat keberadaan Rakabumi disini. Jika saja hanya ada Reina, mungkin mereka tak akan hanya berdiri diam seperti orang kebingungan harus melakukan apa sebelum akhirnya Reina sendiri yang menghampiri mereka. ”Lo yang sabar, ya. Nih, gue bawain Lo makan malam.” ucap Maha, dia menyerahkan sebuah paper bag berisikan makanan yang dia dan Bima beli tadi saat hendak pergi menuju rumah sakit. Mereka ingat, kalau Reina bisa jadi tipe orang pelupa jika dalam keadaan tak baik-baik saja. Contohnya saja, lupa makan. Maha melirik sekilas Rakabumi yang tak juga memperdulikan kedatangan mereka. “Sama buat Pak suami Lo juga,” bisik Maha pelan. Reina ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN