Episode - 85

1584 Kata

“Bumi,” Rakabumi yang lukanya tengah diobati meringis pelan, dia menoleh ke sumber suara dan menemukan Reina yang berdiri di ambang pintu sambil mengeratkan tangannya di tali tasnya. Rakabumi menatap suster yang mengobati lukanya, “Udah cukup, Sus. Makasih, ya.” ucap Rakabumi pada suster tersebut yang dibalas anggukan serta senyuman tipis. Suster tersebut membereskan semua peralatan serta obat-obat untuk mengobati luka Rakabumi. “Kalau begitu, saya permisi dulu, pak.” ucap Suster yang diangguki Rakabumi. Suster tersebut pun melenggang pergi bersamaan dengan senyuman yang dia lemparkan saat berpapasan dengan Reina. Dan, kini hanya ada mereka berdua. Reina melangkahkan kakinya pelan menghampiri Rakabumi, meskipun berat dirasa dikarenakan tuduhan yang dilontarkan Rakabumi sebelumnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN