“Makasih!” “Cuma itu doang?” Dave menaikkan sebelah alisnya, dia menarik kursi dan duduk disana, tepatnya disamping ranjang Reina. Dia tersenyum simpul, tangannya kembali terulur. “Saya mau tahu nama kamu. Nama kamu siapa?” tanya Dave, dia masih tak henti-hentinya mencari tahu nama perempuan itu. Reina menatap jengah Dave, dia mendengus dalam hati. “Sorry, sebelumnya kamu kerja apa?” tanya Reina, dia bertanya demikian karena melihat penampilan pria itu yang tak biasa. Seperti ada aura-aura kepemimpinan dalam dirinya. Dave semakin tersenyum lebar, dia yakin perempuan yang entah siapa namanya dia tak tahu akan langsung terpesona dan jatuh dalam pelukannya saat tahu siapa dirinya. “Saya, Dave Manohan. CEO dari perusahaan Manohan Grup yang bergerak di bidang properti dan industri. Saya

