“Apa-apaan ini Juliet?! APA?!” Hana berteriak murka seraya melemparkan iPad ke atas meja di ruang tengah dorm. Hana menyisir rambut dengan tangan kanan, mencengkramnya sesaat sebelum menggeram. “Sudah kukatakan jangan bertingkah! Karirmu baru saja dimulai Juliet tapi apa yang baru saja kau lakukan?! Gunakan otakmu! Sejak dulu aku sudah melarangmu dekat dengannya! Mr. Kendrick juga sudah memberikan peringatan pada kita agar kita tidak membuat masalah! Tapi apa-apaan ini?! Apa yang bisa kau jelaskan dengan kasus ini?!” Hana berteriak lagi, metanya memerah, marah, murka. Sejak semalam ia hampir tak tidur karena menunggu Minhee yang kembali demam. Ia pikir pagi ini ia bisa sedikit beristirahat setelah kesehatan Minhee membaik. Tapi ternyata ... rencana hanya tinggal rencana. Harinya k

