BRAK! “Siapa yang memberimu wewenang melakukan itu?!” Jeffrey mengepalkan tangannya di atas meja, tepat dihadapan Beomseok yang baru saja akan berdiri menyambutnya. Rahangnya mengatup, matanya sudah memerah, menyalang marah. Seperti predator yang siap menyantap mangsanya. “Mr. Kendrick ... saya hanya ... .” “Sudah kukatakan padamu apapun keputusan yang akan kau ambil harus atas persetujuanku! Apa kau tuli? atau bodoh? Sampai-sampai tak mengerti semua yang kukatakan.” “Saya sudah mengatakan pada anda saya akan mengatasinya, dan anda mengatakan saya harus mengatasinya sesegera mungkin.” Rahang Jeffrey semakin mengatup. “Aku tak pernah bilang, kau boleh menggunakan cara seperti ini Mr. Ahn!” “Tapi Mr. Kendrick. Zeta sudah setuju, begitu juga Hyunki. Seharusnya tak aka

