Dalam beberapa detik, Sena tidak bisa untuk tidak terpana pada ketampanan yang Tuhan berikan pada cowok yang menengadah dengan mata terarah ke langit-langit kamar. Tidak anak, tidak bapaknya, sama-sama memikat! Apalah Sena hanya remahan rengginang, huhu. "Hmm, gue dulu enggak tinggal sendiri sebelum Ila ada. Gue punya saudara kandung ... kakak gue cewek namanya Iffah, dia enam tahun lebih tua dari gue. Dan nggak kayak kebanyakan yang orang asumsikan soal hidup gue ...." Frasa menutup kedua mata dengan satu lengan kekarnya, seolah-olah cowok itu hendak menyembunyikan tangis. Frasa memiliki saudara kandung? Mungkinkah ini seperti yang Sena pikirkan sekarang? Namun, Sena salah fokus menatap bibir Frasa yang mencetak getar samar—ya, sepertinya berat untuk cowok bermata teduh itu mencerita

