"Eihh, Ila mandi sana. Bau acem, tau, kan, abis lari-larian katanya," interupsi Sena menjepit lubang hidung berakting sehingga Ila mencebik alih-alih marah, anak itu pun langsung berjalan cepat menuju kamar mandi. Sena tersenyum, beralih melirik Frasa sekilas. "Ternyata lo punya sisi yang sweet juga ya, kakel nyebelin." "Oh aja, perbedaan orang luar sama yang gue alami sejak ngasuh Ila nggak kecil. Nggak bisa disamakan." Frasa melengos sambil membuka laptop dengan logo apel digigit. Sena hanya bisa tersenyum masam. Baiklah, tarik saja ucapannya barusan tentang sisi baru Frasa yang cewek itu temukan dinamakan sweet, jatuhnya makin menjengkelkan. "Pas gini aja lo baru bawel, coba kalo kemarin-kemarin, irit ngeluarin kata sampe gue bosen nengok tuh, mulut rapat amat kayak segel botol aqia

