Chapter 23

1122 Kata

Tanpa Xander ketahui jika Aquena mendengar semua perkataan pria itu. Aquena tidak sepenuhnya tertidur tadi, ia terbangun sesaat Xander membopong tubuhnya dan menaruhnya di ranjang kamar. Aquena mengusap air mata yang tiba-tiba saja luruh, menghela nafasnya Aquena mencoba untuk memejamkan mata agar tertidur. Xander tiba di rumah miliknya, rumah lantai dua ini dimana ia pernah tinggali dengan orang yang begitu ia sayangi dan cintai tetapi karena kebodohannya di rumah ini ia juga harus kehilangan sosok itu. Memasuki kamar yang sudah sangat jarang ia tempati, karena ia memilih untuk tinggal bersama sang Mama yang tinggal seorang diri dan beberapa ART yang bekerja dirumah. Xander memejamkan matanya, berharap hari esok akan baik-baik saja. *** Pagi menyingsing mencoba menerobos masuk mela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN