Bab 57

2257 Kata

Niko berdiri dengan rahang mengeras. Rasanya dia ingin sekali menerjang Dipta yang berdiri tak jauh di depannya. Cara laki-laki itu menatap dan bicara seakan menantang. Benar apa kata ayahnya, Richard, bahwa Dipta bisa jadi ancaman serius. Niko menarik napas panjang, lalu melempar kata-kata dingin. “Hati-hati dengan mulut dan tindakanmu, Dipta. Aku masih menghargai orang tuamu. Kalau tidak, bisa saja sekarang juga aku menghancurkan kamu dan seluruh keluargamu. Don’t ever mess with me and Lara.” Dipta mendengus pendek, bibirnya terangkat setengah, seolah menahan tawa. “Kamu pikir semua orang takut sama ancamanmu? Dunia nggak selalu muter di sekeliling kamu, Nik.” Langkah Niko bergeser maju, jarak mereka makin menipis. “Careful, Dipta. You’re walking on thin ice. Sekali lagi kamu bikin L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN