BAB 10

1293 Kata

"Rheaaa.... Ayo naik. Udah siang!" Teriakan Mihrima sama sekali tak dihiraukan oleh ayah dan anak yang tengah asik main air. Mihrima baru saja memandikan Kemi yang juga ikut nyebur tadi, meski tak lama-lama ia main air. "Daddy... Stop... Hahaha..." Rhea berteriak girang saat Fikri terus saja menyemprotkannya air. Gadis kecil itu terlihat bahagia. Fikri berjalan mendekati putrinya saat Rhea tengah mengusap wajahnya untuk menghilangkan air yang disemprotkan Fikri. Fikri menangkap putrinya dan membawanya ke dalam gendongannya seperti superman. "Aaaa... Hahahaha..." Pekik gadis itu sambil memainkan kakinya. "Ayo, kita bilas, superman. Bunda sudah manggil." "Bukan supewman, Daddy! Supew woman! Aku pewempuan!" Keluh gadis itu. "Iya, iya. Superwoman paling cantikkkk di dunia." Ujar Fikri.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN