Bab 19

1021 Kata

Bab 19 "Kembali dulu, akan banyak pekerja kebun di sini." Peter menggendong Aurora menuju rumahnya kembali. Aurora tidak berontak sama sekali saat Peter memeluknya atau menggendongnya. Dia hanya sedang merasa nyaman seolah rasa perhatian yang sedari dulu ia rindukan datang. Sampai di dalam rumah, Peter meletakkan Aurora di kursi ruang tamu. Tidak mau lama-lama menangis, Aurora kini mengusap air matanya dengan cepat. Ia tarik ingus sementara tatapannya menunduk menatap kedua lutut yang saling menempel. "Kenapa kamu membawaku ke sini?" tanya Aurora. "Kita bahkan tidak saling kenal." Peter yang hendak masuk ke ruang dalam, menoleh. "Entahlah, aku hanya merasa kamu begitu menyedihkan." Glek! Aurora menelan ludah. Ia kembali menunduk dan tidak berkata lagi. Aurora sadar dirinya memang be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN