Nancy tampak tenang dalam tidurnya saat Red mengintip dari balik pintu. Beruntung Briana—dokter pribadi Nancy selama ini datang tepat waktu hingga Nancy tak merasakan siksaan yang lebih lama lagi. Briana memastikan kondisi Nancy untuk yang terakhir kalinya sebelum beranjak keluar. Red lantas menutup pintu kamar ibunya. Melepas senyum terima kasih kepada Briana meskipun tampak dipaksakan karena ia sendiri tidak yakin bisa tersenyum tulus di saat-saat seperti ini. "Aku pulang dulu, Red," pamit Briana, yang kemudian memberi anggukkan sopan pada Shea yang kehadirannya baru disadarinya. Red merasakan kehangatan mengaliri tangannya sepeninggal Brian. Disusul dengan jari-jari halus yang mengusap lembut punggung tangannya. Kedua bola matanya bergulir ke kanan bawah, dan menemukan Shea di sisiny

