"Ma, hentikan!" kata Pak Hanggono tepat sebelum ujung heels yang lancip itu mengenai mata Arlan. Kemarahan seorang ibu memang tidak akan pernah terbayangkan oleh siapapun. Dia memang seorang perempuan yang tercipta dipenuhi dengan lautan kasih sayang dan ampunan. Namun ketika kalian menyakiti anak yang dilahirkannya dengan susah payah, maka dia bisa murka dan kemurkaannya tak akan pernah bisa di bayangkan oleh siapapun. Jangankan manusia, hewan yang selalu di anggap sebagai yang makhluk yang hanya di beri sedikit akal saja akan marah jika anaknya di sakiti. Dan itu pula yang dirasakan oleh Ibu Hanggono. Dia begitu marah dan murka saat melihat wajah Arlan yang telah menghancurkan putri kecilnya. Anak yang selalu ia manjakan meski tidak dengan belaian tangannya, dengan tanpa pera

