Dua Puluh Tujuh

1150 Kata

Dylan duduk termenung pada gazebo yang ada di taman belakang rumah Bianca. Pikirannya terus terbayang pada kata-kata Pak RT saat menemuinya tadi pagi. Dia sendiri sadar betul jika apa yang dilakukannya akan menjadi bumerang bagi dirinya dan akan timbul banyak fitnah dari tetangga Bianca. Tapi dia sendiri tidak tahu jalan keluar dari masalah ini. Dylan bisa saja kembali ke rumahnya dan membiarkan Bianca berada di dalam pengawasan para pelayan dan penjaga rumahnya, tapi dia tidak yakin jika hal itu akan baik-baik saja mengingat kondisi Bianca yang masih jauh dari kata stabil. Sempat terbersit dalam benaknya untuk menikahi Bianca, tapi lagi-lagi pemikiran itu dia hempaskan karena tahu bagaimana keadaan Bianca yang sesungguhnya. Pernikahan memang akan membuat fitnah di sekitar ru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN