Tiga Belas

993 Kata

Bianca sudah dapat duduk di tempat tidur dan tangannya tidak lagi di ikat. Dia juga sudah mulai dapat bersikap tenang, tidak seperti kemarin dan semalam yang tiba-tiba histeris dan mencoba menghabisi nyawanya sendiri. Kembali Bianca mengingat apa yang dikatakan Mbak Inah mengenai Dylan tadi pagi. Menurut Mbak Inah, Dylan datang untuk menjemputnya jalan, tapi dia sama sekali tak mengingat mengenai perkenalannya dengan Dylan, hubungannya dengan Dylan, dan semua macam yang berhubungan dengan Dylan. "Selamat pagi, Bi?" sapa dokter yang baru saja masuk ke dalam ruang rawat inap Bianca. "Selamat pagi dok." "Bagaimana keadaannya pagi ini?" "Sudah lebih baik dok." "Saya periksa dulu ya." Dokter pun mulai memeriksa keadaan Bianca. Sesekali dia melihat ekspresi wajah Bianca yang terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN