Setelah menghabiskan waktu bersama hingga malam menjelang.. Alexcio mengantarkan Alisya pulang ke rumah. Dan di sinilah mereka, di depan pintu masuk.. Alisya sudah memencet bel dan tidak lama kemudian terbukalah pintu memperlihatkan seorang wanita paruh baya yang merupakan Aulia ibu Alisya..
"Alisya, kenapa baru pulang jam segini nak?" Tanya Aulia yang kelihatan khawatir dengan anaknya sehingga tidak menyadari keberadaan Alexcio..
"Alisya habis jalan Mom"
"Jalan sama siapa?"
"Jalan sama dia Mom" Alisya menunjuk Alexcio yang sedari tadi hanya memperhatikan interaksinya dan sang ibu..
Aulia langsung mengalihkan pandangan melihat ke arah yang di tunjuk Alisya..
"Astaga Alexcio, kamu kapan pulang ke indonesia?"
Alexcio tersenyum
"Aku baru sampai tadi pagi Tante"
"Kamu kelihatan lebih dewasa ya sekarang"Puji Aulia
"Mommy, kapan kita boleh masuk ke dalam" Rengek Alisya karena dia sudah merasa lelah berdiri.. Ini semua akibat dia dan Alexcio lari larian di danau..
"Yaudah sekarang kalian berdua masuk"
Mereka bertiga menuju ke ruang tamu..
"Alisya, Mommy mau ke dapur dulu, jangan tinggalin Alexcio sendiri ,oke?"
"Oke Mom"
Kini tinggal mereka berdua yang ada di ruang tamu, mereka berdua menempati kursi yang hanya muat untuk mereka berdua.. Alexcio mengusap dengan lembut kepala Alisya.. Dia memposisikan kepala Alisya agar bersandar di bahunya.. Mereka berdua hanya diam tidak ada yang membuka suara.. Tangan Alexcio masih terus menghantarkan kasih sayang dengan mengusap kepala Alisya.. Hingga suara dari Aulia terdengar mendekat..
"Aduh yang baru ketemu nempel terus nih kayak perangko" Ucap Aulia bermaksud menggoda mereka berdua tapi hanya Alexcio yang mendengar perkataan Aulia. Sedangkan Alisya dia masih bersandar di bahu Alexcio dengan wajah yang tertutupi dengan rambut..
"Eh Tante" Alexcio menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal..
Aulia tersenyum melihat Alexcio yang kelihatan salah tingkah..
"Alisya tidur ya Lex?" Tanya Aulia yang melihat anaknya sama sekali tidak bergerak dari posisinya..
Alexcio melihat ke arah Alisya yang masih bersandar di bahunya dengan rambut yang menutupi wajahnya. Alexcio menggeser rambut Alisya yang menutupi wajah Alisya. Dan memang benar Alisya tertidur.. Alexcio mendonggak melihat ke arah Aulia..
"Kayaknya dia kecapean. Tante, Alexcio boleh bawa Alisya ke kamarnya nggak? Kasian kalau dia tidur posisinya kayak gini, pas bangun nanti badannya sakit semua.. " Ucap Alexcio
"Yaudah, tapi ingat nggak boleh ngapa-ngapain anak tante" Peringat Aulia
"Iya tante Alexcio ngerti kok"
Alexcio mengendong Alisya menuju ke kamarnya Alisya yang berada di lantai 2.. Aulia tersenyum melihat Alisya anaknya yang mempunyai seorang kekasih yang sangat menyayangi Alisya
"Kamu beruntung nak bisa mendapatkan seorang pacar sebaik dan seperhatian Alexcio" Batin Aulia
Alexcio membaringkan Alisya di tempat tidur dan langsung menyelimuti Alisya dengan bed cover. Alexcio mengusap kepala Alisya dengan sayang
"Sweet dream sayang"
"Maaf udah buat kamu kecapean"
Alexcio mengecup kening Alisya singkat dan setelah itu dia keluar dari kamar Alisya menuju ke lantai bawa..
"Tante kalau gitu Alexcio pulang dulu ya"
"Oh iya, terima kasih ya udah antarin Alisya ke kamarnya"
"Iya tante. Oh iya kok aku nggak liat om Herman ya tante?"
"Oh, om masih di jalan pulang dari kantor"
"Oh gitu ya tante. Kalau gitu Alexcio pulang dulu ya tante"
"Iya. Hati hati di jalan ya"
"Iya tante"
***
Alexcio telah sampai di rumahnya yang sudah 3 tahun dia tidak pernah berada di rumah ini.. Alexcio langsung menuju ke kamarnya. Semuanya masih sama, tak ada perubahan sama sekali dalam kamarnya setelah dia tinggalkan selama 3 tahun.. Dia langsung merebahkan dirinya di kasurnya..
Huh
"Besok udah mulai kerja, waktu buat bareng Alisya jadi berkurang. Gue jadi nggak bisa ngawasin dia kalau kayak gini."
"Bodyguard" Satu kata terucap dari mulut Alexcio. Alexcio tersenyum setelah mengucapkan kata tersebut..
Alexcio memposisikan dirinya duduk dan segera mendial salah satu nomor di ponselnya..
"Carikan 2 orang bodyguard wanita sekarang. Saya tidak mau tau besok pagi mereka sudah ada di rumah Alisya"
Setelah berkata begitu Alexcio langsung memutus panggilan sepihak tanpa mendengar perkataan dari orang di sebrang sana akan mengatakan apa..
Alexcio meletakan ponselnya di atas nakas dan segera ke kamar mandi, membersihkan dirinya yang sudah gerah..
Sepuluh menit kemudian Alexcio sudah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kaos serta celana pendek.. Dia berencana tidak akan makan malam karena dia sudah sangat mengantuk.. Tapi sebelum itu dia mengirimkan pesan via w******p pada Alisya dan setelah itu dia langsung merebahkan dirinya dan segera masuk ke alam mimpi..
***
Hari ini Alisya ada kuliah pagi, maka dari itu dia sudah rapi di pagi ini.. Dia menghampiri kedua orang tuanya yang sedang sarapan
"Morning" Sapa Alisya ketika dia sudah ada di hadapan kedua orangtuanya
"Morning, sayang" Ucap kedua orangtuanya
Alisya langsung duduk di kursi yang biasa dia tempati, dia mengambil selembar roti dan mengoleskannya dengan selai coklat. Setelah selesai dia langsung memakannya hingga habis, Alisya meneguk s**u coklat yang di buat oleh Aulia mommynya dan bersiap untuk berangkat ke kampus
"Mom, Dad, Alisya berangkat.." Pamit Alisya
"Selamat pagi Non Alisya" Sapa kedua orang wanita saat Alisya keluar dari dalam rumah.. Alisya mengkerutkan keningnya melihat kedua wanita yang mengucapkan salam padanya seakan dia adalah majikan mereka.. Alisya melirik kedua wanita berpakaian hitam itu secara bergantian..
"Kalian siapa ya?" Kok bisa tau nama saya?"
"Perkenalkan nama saya Anna dan yang di sebelah saya namanya Eve nona. Kami datang ke sini karena mulai hari ini kami yang akan menjaga anda selama tuan tidak bersama anda"
"Siapa tuan yang kalian maksud? "
"Tuan Alexcio Aditama nona" Ucap Eve
Alisya langsung mengambil ponselnya yang belum dia sentuh sama sekali setelah bangun tadi. Dia langsung mendial nomor Alexcio
"Halo" Suara di sebrang sana
"Maksud kamu apa bawa 2 orang bodyguard ke rumah aku?" Tanya Alisya to the point
"Kamu belum baca chat dari aku. Kan aku udah bilang di chat kalau mulai hari ini akan ada 2 orang bodyguard yang mengikuti kemana pun kamu pergi selama aku nggak ada sama kamu"
"Nggak bisa gitu dong Lex" Ucap Alisya kesal
"Udah nggak usah protes, mending kamu berangkat sekarang, keburu masuk dosennya di kelas kalau kamu belum juga berangkat.. "
"Aku bakal bilang sama Daddy, kamu buat aku nggak bebas bergerak gara gara kamu bawa bodyguard kamu ini"
"Daddy sama Mommy kamu udah setuju sama keputusan aku sayang, karena aku kan calon menantu idaman mereka" Ucap Alexcio begitu PD di telfon
"Kamu terlalu berlebihan Lex,"
"Aku nggak perduli kamu mau bilang apa, yang perlu kamu ingat. Tidak boleh kemana mana tanpa aku atau bodyguard"
"Tapi Lex"
"Udah ya sayang, aku mau berangkat kerja dulu. Kamu hati hati di jalan.. Ingat jaga mata kamu jangan sampai lirik lirik cowo lain" Alexcio memutuskan sambungan telfon mereka membuat Alisya berdecak kesal..
Huh
Hilang sudah kebebasan yang dia rasakan selama 3 tahun ini.. Alisya berpikir Alexcio terlalu berlebihan dalam menjaga dirinya.. Aish mau di taruh di mana mukanya saat sampai di kampus nanti pikir Alisya..
Hari ini adalah hari terburuk bagi dirinya..
"Aish Sya kenapa lo bisa suka sama orang kayak Alexcio sih? " Batin Alisya