Chapter 15

1828 Kata

"Memangnya Umi tadi ngomong apa?" "I-tu kriteria suami Caca. Singa Garang?" "Kayaknya Umi bilang penyayang deh." "Sebelumnya Umi?" antara yakin dan tak yakin dengan yang kudengar. "Apa sih Ca. Umi lupa bilang apa." Aku tak berani mendesak Umi lagi. Jadi kuputuskan lebih baik membantu Umi berkemas. ***** "Ustazah, besok acara kelulusan santri wajib memakai kebaya loh, kan seminggu lagi lulusan pondoknya." Ustazah Shafa memulai obrolan. "Terus?" "Udah nyiapin kebayanya belum?" tanya Ustazah Shafa lagi. "Belum. Banyak gamis kok." "Ish ... gak keren ah. Semua ustazah juga pake kebaya Us." Aku memilih diam dan sibuk menjumlah total anggaran untuk membayar beberapa kebutuhan pondok. Yang terdekat harus membayar jas untuk pengurus pondok, seragam kelulusan plus toganya. Aduh aku baru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN