"Natalie, Jimi," batin Tae Haa menyebutkan nama itu. Tae Haa memejamkan matanya setelah menghela nafas panjang. Tae Haa seperti lelah membahas mereka berdua, karena yang ia tau mereka berteman dan satu agensi. Tae Haa dan Jimi juga bersahabat, ia enggan memikirkan hal-hal buruk pada istri dan sahabatnya. "Joon, tapi istriku enggak memiliki nomor lain, kan?" Tiba-tiba Tae Haa mengatakan itu namun matanya masih di pejamkan. "Masih Bos, ponsel nyonya masih satu," ucap Nam Joo dengan sopan. "Oh!" Tae Haa mencoba untuk tidur di dalam mobil menuju perjalanan ke rumahnya. Namun ia tidak bisa tidur, Natalie dan Jimi sekarang berada di dalam pikirannya membuatnya sedikit kesal. "s**t!" Tae Haa membuka matanya dan memijat pelan pelipisnya. Sekilas Nam Joo melirik ke belakang dari spion, ia ha

