Arkana menatap Opa Dirga, paham arah pembicaraan opanya. "Opa tanya apaan, sih. Aku nggak buat Arista kelelahan kok," jawab Arkana. Sorot mata Opa Dirga semakin menusuk. Ia kembali menatap Arista yang hanya diam. "Jangan bohong kamu, Arkana! Opa tahu seperti apa kamu. Ingat! Kalian itu baru pacaran, belum menikah. Jangan sampai terjadi yang tidak-tidak, yang bisa mempermalukan keluarga kita dan Arista sendiri." Arista yang sedari tadi hanya diam, mengerutkan keningnya bingung "Sebenarnya mereka ngobrolin apa sih?" tanyanya di dalam hati —tidak paham dengan arah pembicaraan antara kakek dan cucu itu. Mungkin karena belum sarapan jadi ia agak lola. "Opa tenang saja, aku tahu batasan. Lagi pula kalau aku mau, aku tahu cara mencegahnya hal itu terjadi. Jadi, Opa nggak perlu khawatir," jawa

