Dimas membawa Dara ke tempat yang sepi seperti yang Dara inginkan. Pantai adalah tempat yang tepat menurutnya saat ini. Mereka berdua membuka sepatu, lalu berjalan di pinggiran. Kaki mereka basah terkena air yang dihempas ombak. "Kita sambung pembicaraan tadi ya." Dara mengangguk. Dimas mengatur napasnya."Kamu mau sama aku, Ra?" "Mau sama kamu gimana, Dimas?". Dimas mengatur napas dan jantungnya yang berdegup kencang."Aku suka sama kamu, Ra." Dara tertegun, tatapannya tak lepas dari pria di hadapannya."Suka?" "Ya...suka... Aku juga sayang sama kamu. Mungkin...aku ingin kita memiliki hubungan yang spesial dan nantinya akan berkelanjutan. Sorry...selama ini aku suka ngeluarin kata-kata tidak pantas atau apalah yang sering kamu sebut m***m. Tapi, itu cuma sekedar ucapan. Di luar dari i

