Meisya terdiam selama beberapa saat, dia baru saja telah merekam dan mematikan sambungan telepon dengan suaminya. Pikirannya masih berkecamuk, memikirkan apa yang baru saja dikatakan oleh Rena. "Kenapa aku harus diincar oleh suami Rena? Apa hubungannya denganku?" Meisya tentu saja mengetahui siapa Raka, hanya saja pertanyaan mengapa terus berkeliaran dalam benaknya seolah labirin yang belum bisa dia pecahkan hingga saat ini. Juga dia masih belum makan siang, akhirnya Meisya menyerah dan memilih untuk pergi ke rumah makan yang lokasinya ada di seberang klinik ayahnya. Dia juga sudah memberikan pesan pada suaminya untuk menjemput Mika, selagi pria itu masih menganggur. Dia juga tidak mempermasalahkan pria itu yang tampak seperti pria pengangguran karena dia tahu kalau Ando diam-diam ikut

