70. Hamil

1731 Kata

“Sayang, dimana lagi kita musti nyari mangga mudanya coba? Udah sejam lebih kita keliling masih belum nemu mangga mudanya.” Ando tidak familiar dengan jalanan di kota Malang ini, namun dia harus mengandalkan maps untuk mencari toko buah guna memenuhi keinginan Meisya. Parahnya lagi ketika dia menyerahkan pembacaan maps pada Meisya, namun sudah tiga kali ini dia salah mengambil belokan karena rupanya Meisya tidak bisa membaca maps dengan akurat. “Sini biar Mas aja yang baca google mapsnya, biar kita nggak nyasar lagi.” Meisya yang memang selalu salah membaca maps mau tidak mau menyerahkan ponselnya pada Ando. Dia agak kesal, namun memang dia yang salah di sini. Meisya sepanjang jalan hanya diam, membuat Ando merasa agak bersalah karena takut telah menyinggung istrinya. Jika dia telah mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN