Mendengar suara teriakan Meisya, Ando dengan segera keluar dari dalam kamar mandi. Dia melihat Meisya yang tampak shock selama beberapa saat dan langsung membawanya ke dalam pelukan. Menepuk punggungnya dengan pelan berusaha untuk menenangkan istrinya yang tampak ketakutan. Ekspresi muram terlihat jelas di mata Ando ketika dia melihat sesuatu yang kini berserakan di lantai dari dalam kotak tersebut. Dia menutupi wajah Meisya agar tidak melihat lagi isi dalam kotak misterius tersebut yang sangat tidak nyaman untuk dilihat. Rahangnya mengeras, dia benar-benar marah atas apa yang terjadi saat ini. Ando lalu menggendong tubuh Meisya ke atas ranjang dan masih memeluknya erat. Lalu dia mengambil ponsel miliknya di atas nakas samping tempat tidur untuk menghubungi staf vila agar membersihkan k

