Setelah beristirahat beberapa jam, William terbangunkan oleh suara perutnya yang lapar. Dengan mata masih setengah terpejam, dia mendekatkan jam yang melekat pada tangannya lalu bergumam "Hmm...cukup lama juga gua tidur yah" lalu mengangkat kedua tangannya keatas kepala merenggangkan otot ototnya. William menarik beberapa bantal dan meletakkannya pada punggung agar dia nyaman, meraih ponsel. "Lupa...dalam tujuh hari kedepan ponsel ini akan beristirahat." batinnya. Dengan mengenakan celana khaki dan kaos hitam, William berjalan santai menyusuri jalan setapak di jalan Orchard Road. Jalanan ini tidak pernah sepi pengunjung. Dirinya merasakan releks namun jauh di lubuk hatinya dia masih memikirkan Aurel, sang istri. Akhirnya dia memilih memasuki sebuah mall yang terkenal, Takasimaya dan men

