Ah, Cinta....

794 Kata

"Mas..... " Haifa terpekik. Genggaman Yudha yang kian dingin di tangannya membuat dirinya histeris. Mungkin Yudha pernah menggoreskan luka yang teramat dalam di hatinya, mungkin juga Yuda pernah membuat jiwanya merana dan terpenjara sekian lama dalam kesendirian dan kesenian, tapi Haifa tidak bisa memungkiri, kalau kepada pria itu dirinya melabuhkan segala rasa dan cinta di dalam d**a. Betapapun Yudha bukan pria sempurna dan suami yang manis selama ini, tapi melihat dia terbujur diam dan perlahan bibir dan wajahnya memucat, tak urung membuat airmata Haifa turun tak bisa dicegah. Melihat Yudha terluka, diam dan membisu ternyata lebih sakit dari luka yang selama ini pria itu goreskan dalam hidupnya. Cinta dalam dirinya ternyata tak pernah pudar. Rindunya pada sosok yang kini diam dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN