"Kepengen nganu apaan, Ra?" tanya Baim. Aku nggak jawab pertanyaan Baim, langsung berlari ke toilet dan melepas keinginan besarku itu. "Woiii, buruan woi! Kenapa sih di toilet lama banget?!" teriak seseorang di luar. Aduuh, gimana nih, aku belum puas. Aku masih pengen anu. "Buruan!" teriak orang itu lagi. "Bentaar!" jawabku. Ya ampuun, cairan ini masih terus keluar dari barang pribadiku. Aduuh, gimana dooong. Syukurlah, akhirnya cairan itu berhenti juga. Aku langsung membereskan pakaian dan keluar toilet, tak lupa minta maaf pada orang yang antri di belakangku tadi. Baru aja berjalan beberapa langkah, tiba-tiba rasanya udah pengen anu lagi. Rasanya benar-benar tak dapat ditahan dan tak terkendali. Aku langsung lari lagi ke toilet. "Buruaaan!" Aku mengetuk-ngetuk pintu toilet. "

