Pesta

950 Kata

"Oke, kamu berangkat!" cetus Jessy. "Eh, apa-apaan sih, aku kan belum bikin keputusan," kataku padanya. Jessy tersenyum. "Aku harap kamu mau berangkat," katanya. "Aku pergi dulu ya, see you in the saturday night," pamit Jessy sambil mengucapkan waktu yang ditetapkan untuk pesta Baim itu. "Gimana, Ra? Ikut nggak? Ikut yaaa, ayolah ikut. Kalau kamu datang kan aku juga bisa ikutan." Imelda memohon-mohon. "Gimana ya ...." Aku bingung. "Aku tu nggak biasa ikut pesta, Da. Lagian ini pestanya kaum jet set, yang datang pasti orang-orang kaya. Aku ... nggak biasa. Lagian aku juga nggak punya baju pesta." "Lhooo, kan ada akuuu," kata Imelda. "Santai aja. Aku udah biasa kok ikut pesta. Soal baju pesta jangan khawatir, kamu boleh pakai baju ku yang mana saja. Gimana?" Aku masih ragu. "Ayolah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN