"Ssshhh ... Ssshhh ... Udah, Ra, udah! Cukup, Ra! Mas udah nggak kuat nih," ucap suamiku dengan wajah memerah dan tubuh berkeringat. "Halah, nggak apa-apa, dikit lagi, masak kalah sama Rara." "Tapi Mas udah nggak kuat, berhenti, Ra!" "Nggak apa-apa ...." Aku dan Mas Baim sedang beradegan panas di dapur. Udara dingin dan hujan di luar membuatku kami semangat melakukan hal ini. Hmm, nikmat banget hujan-hujan beradegan panas kayak gini. "Udah, Ra ... Udaaah, jangan ngerjain Mas Baim dong." Suamiku kewalahan. "Nggak apa-apa," kataku sambil terus menambahkan sambal di bakso Mas Baim. "Aduuh, Ra. Mas ini nggak terlalu suka pedas," keluh Mas Baim. "Nggak apa-apa, masa' kalah sama Rara," kataku sambil berbuat seolah-olah mau numpahin sambal ke bakso Mas Baim. "Enggaaak!" Mas Baim mend

