# Mahendra masuk ke dalam bangunan tua yang terlihat terlantar itu. Ia sama sekali tidak melihat keberadaan Arruna maupun Arya Darmawangsa. Ia menatap ponsel Indra yang sekarang berada di tangannya. Kalau dari arah yang ditunjukkan ponsel itu, seharusnya Arruna sekarang berada di belokkan ruangan kedua di sebelah kiri dari arah ia berada sekarang. Mahendra masih melangkah pelan, meski ia juga tahu kalau tidak mungkin seorang seperti Arya Darmawangsa tidak akan mengetahui kalau ia memasang pelacak di ponsel Arruna. Sama seperti almarhum ayahnya, Mahendra juga mengenal seperti apa pamannya itu. Tidak mungkin seorang Arya sama sekali tidak tahu kalau Arruna masih memegang ponsel yang dipasangi alat pelacak. Tapi ia tidak memiliki petunjuk lain. Bagi Mahendra, ia harus mengambil resiko ini

