Seekor ular mutasi bertubuh hijau telah berhasil menggigit Amut. Bukan racun yang dirasakan tapi malah geli. Lelaki tersebut langsung menusukkan pegang ke wajah ular. Sebab itulah dia terlempar dan siap untuk ditampung pada mulut si ular yang telah ompong. Waktu sesingkat tersebut digunakan untuk melakukan tusukan serta tebasan. Tepi mulut serta rahang bagian bawah ular tertembus. Amut mendarat dengan sempurna. Tebasan kembali dilakukan yang membuat seekor serangga terbelah menjadi dua. “Amut, bagaimana kau tak bisa mati setelah digigit ular?” Paso datang untuk membantu. Serangga yang ada di depan mata dimusnahkan. “Senjata utama pada ular beracun adalah taring. Jika taringnya hilang maka tidak akan berbahaya lagi.” Amut mendekat pada Paso. Serangan semakin gencar dilakukan hingga serang

