Aril menatap Rasya, dan Keino yang sedang bergurau diranjang rumah sakit. Aril lalu berjalan mendekati Rasya dan memeluknya erat. Rasya mengusap rambut Aril lalu tersenyum kepada laki-laki itu “Gabriel mana Sya?” Tanya Aril. “Diruanganya.” Jawab Rasya. Aril melepaskan pelukannya lalu menatap Rasya. “Hai... Anak kamu kakinya patah loh. Dia butuh banget kamu.” “Dia baru aja tidur.” Balas Rasya. “Biar aku yang jaga Keino. Kamu sana gih ke ruangannya Gabriel.” Suruh Aril. “Kamu aja Ril. Kamu juga papanya. Biar aku yang ngurus Keino.” “Sayang.. Gabriel butuh kamu.” “Keino juga..” “Kakak ke Biel aja. Kasian dia, pasti Gabriel masih syok.” potong Keino cepat. “Tapi kamu...” “Kan ada kak Aril. Gapapa.” Rasya menghela nafas. Ia lalu mengusap sayang rambut Keino dan mencium keningny

