Hilang

1851 Kata

Mentari sore bersinar hangat. Memancarkan sinar ke seluruh perkebunan teh dengan luas lebih dari 10 hektar ini. Membuat sembilan orang remaja yang tengah berada di sana terpesona akan keindahan yang tengah mereka saksikan saat ini. Pemandangan yang tidak akan pernah bisa mereka saksikan di tengah hiruk pikuk dan kepadatan ibukota. Udara yang terasa sejuk, segar dan bersih, ditambah nuansa sinar oranye dari matahari sore yang menyelimuti perkebunan teh tersebut membuat perasaan mereka menghangat. "Indah sekali," gumam Fani sembari memejamkan mata dan tersenyum, mencoba merasakan kehangatan matahari sore dan serta angin sepoi-sepoi yang melintas di wajahnya. "Lo tau nggak apa yang lebih indah?" Mata Fani terbuka saat mendengar pertanyaan tersebut. ia menoleh dan mendapati Arsen tengah me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN