Jangan Terluka Lagi

2028 Kata

Sudah setengah jam lamanya delapan remaja itu berputar mengelilingi perkebunan. Berteriak memanggil nama Fani. Tak ada hasil. Arsen mengusap wajah frustasi, sedangkan Rissa menggigit ujung kuku tangannya dengan raut khawatir. "Kalau kita mencari dengan cara ini akan lebih lama," Bastian tiba-tiba membuka suara. "Kita harus berpencar." Mereka semua mengangguk menyetujui. "Lo pergi sama gue." Alvaro menginterupsi Rissa saat Rissa hendak beranjak pergi. "Kan nggak lucu kalau lo juga ikutan hilang," jelasnya yang dijawab anggukan oleh Rissa. "Oke, dua orang per-tim," usul Rafael. "Tepat satu jam, kita kumpul lagi di sini. Kalau Fani belum ditemukan, kita harus ke rumah Kepala Desa minta bantuan. Dan jangan lupa ponsel harus tetep aktif." Setelah itu, mereka membagi tugas. Rissa dan Alvaro

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN