Murid Baru

1879 Kata

Pagi ini seperti biasa kelas Fani berisik karena bel tanda masuk belum berbunyi. Semua sibuk dengan rutinitas hariannya masing-masing, ada yang hanya sekedar mengobrol ringan dengan teman sebangku, bergosip, membenahi make-up, streaming video bahkan main game online. Tapi kebiasaan Fani dari dulu tetaplah sama, yaitu tidur. Tak lama kemudian bel masuk telah berbunyi. Fani membuka matanya saat Alvaro melemparnya dengan kertas yang sudah diremas hingga mmbentuk sebuah bulatan berbentuk bola. Fani memberikan tatapan tajam pada Alvaro, sedangkan Rissa yang kini duduk di sebelah Alvaro terkikik geli. Fani mengernyit saat menyadari Arsen belum datang. Dia menoleh ke belakang dan mendapati hal yang sama, bangku tersebut masih kosong yang berarti Gavin juga belum datang. Gavin memang duduk di ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN