Hari semakin larut, lalu lalang masyarakat juga berkurang. Kini para penghuni dunia bisa beristirahat dari lelahnya bekerja dan beraktivitas seharian yang tak henti-hentinya dan seolah tak bisa usai dengan cepat, selalu ada saja yang kurang dan harus ditutupi untuk merajut esok hari setelah hari ini dan hari berikutnya hingga tulang menjadi tua dan rapuh lalu menjadi tanah. Memang benar, hidup dalam arti cukup itu tidak pernah ada. Mengapa? Karena manusia tak akan pernah merasa cukup, mau diberi berbukit-bukit emas permata mereka akan tetap meminta lagi dan lagi, kurang dan kurang, hingga saat nyawa dan raga dari jiwanya berpisah menjadi dua bagian di alam yang berbeda. Apa yang ditanam besok yang dituai, apa yang ditabung besok akan dinikmati, apa yang di perjuangkan besok akan dihasilk

