Pagi tiba, malam telah berlalu, matahari kembali datang, dan gelap telah usai untuk kembali di esok hari, lalu lalang masyarakat kembali memenuhi setiap sudut jalanan di kota besar ini. Lamunan setiap pengemudi yang masih di serang kantuk, rasa malas, dan tak ingin bekerja, tapi itu memang harus dilakukan untuk memenuhi hidup dihari setelahnya. Ada yang kelaparan di tepi jalan, ada yang letih karena lembur kerja semalaman, dan ada yang bertengkar karena mabuk-mabukan di sepanjang malam. Setiap hidup punya cerita, punya kisah, punya alur, dan punya arah. Setiap kehidupan masing-masing orang memiliki warna yang berbeda. Ada yang semu, ada yang cerah, dan ada yang gelap gulita. Berjalan di atas jalanan berbatu karang yang melukai telapak kaki, berjalan di sepanjang kegelapan. Ada juga yang

