Penata rias pengantin yang dipilih oleh mama gue beneran T.O.P bingits. Gue sampai pangling lihat muka sendiri. Enggak nyangka aja, ternyata gue cantik! Keseringan di-bully Bambang dan kelamaan jadi spesies amoeba melata alias jones, membuat gue sanksi atas kecantikan diri sendiri. Pembunuhan rasa percaya diri gue semakin keji, tatkala satu persatu dukun yang mama datangi mengatakan bahwa aura gue suram. Semakin parah. Gue semakin merasa kian nista, akibat berapa lusin laki yang mama jodohkan ke gue menyia-nyiakan Nyai tanpa hati. Seribu satu alasan mereka gunakan untuk menolak perjodohan. Katanya gue kurang tinggi, kurang isi, kurang seksi. Lha, mereka nyari bini apa nyari pramugari? Selesai menyemprotkan hairspray ke rambut gue sebagai langkah akhir dari make up ini, mereka pamit

