bab.18 bertukar sekertaris?

1802 Kata

“Kak Vivian, ini nama perusahaan kakak kenapa sama dengan perusahaan kak Reynan?” tanya Alisa yang tidak sengaja melihat surat pengunduran diri buatanku. “Apa bos galak yang pak De dan kak Vivian maksud itu kak Reynan?” Aku mengangkat kedua tanganku mengudara, sepeti anak kecil yang melambaikan tangannya hendak di tinggal kerja. “E-enggak.” Alisa terkekeh. “Alisa hanya bercanda kok, Kak. Alisa gak tahu nama perusahaannya Kak Reynan apa.” Alisa meringis sok imut, menyebalkan sekali, aku dibuat jantungan karenanya. Gadis cantik berlesung Pipit itu kembali ke kamarnya, begitupun aku yang kini tidur terlentang menatap langit kamar, kayu-kayu penopang genteng yang mulai lusuh terlihat jelas, kayu tua yang menjadi saksi bisu bagaimana perjuangan bapak dan ibu dulunya. Ini adalah rumah p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN