bab.17 Mengaku cinta

1763 Kata

“Tapi, Pak. Ini laporannya sudah hampir selesai. Cuma tinggal satu cabang saja yang belum kumasukkan, mungkin 5-10 menit.” “Aku paling benci menunggu, Viv. Lagian kamu juga akan membayar hutangmu di sana.” “Ba-baik, Pak.” ‘Dasar menyebalkan, selalu seenaknya sendiri. ‘ Lelaki itu berlalu, hanya menyisakan aku di ruangan ini. Tunggu! Apa yang tadi Reynan bilang? Aku akan membayar hutang di apartemennya? Apa maksudnya? 5menit telah berlalu, dan benar saja laporan telah usai. “Dasar, menyebalkan.” Aku terus merutuki bosku yang semena-mena, kenapa tidak mau menunggu 5 menit saja? Bukankah itu akan lebih meringankan tugasku? Tiba-tiba aku teringat tentang video yang sesaat lalu kulihat di laptop ini, bergegas aku membuka file-file di dalamnya. Apakah Reynan memang lelaki maniak yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN