Labirin Manusia Gagal : 83

1156 Kata

Ayah Fikri itu bernama Faisal, aku sengaja tidak pernah ingin menyebutkan namanya karena sudah terlanjur membencinya. Setiap hari, saat aku bertemu dengannya secara tidak sengaja di rumahnya sendri ketika aku ingin menemui Fikri. Aku ingin sekali memukulinya tanpa ampun, aku ingin sekali meludahi wajahnya yang sok baik nan bijaksana itu. Kebaikannya, senyumnya dan wajah tulusnya itu entah mengapa terasa sangat menyebalkan bagiku. Apa yang bisa kita lakukan ketika kita membenci seseorang? Tidak ada, tidak ada yang bisa kita lakukan itulah jawabannya. Ketika kita membenci seseorang yang bisa kita lakukan hanyalah diam, membicarakannya dibelakangnya dan juga menyumpahinya agar dia celaka. Setidaknya, begitulah aku dan beberapa orang yang aku kenali ketika membenci seseorang. Kami akan bersi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN